Inilah Panduan Beternak Ayam Potong Biar Sukses Untuk Pemula – 7saudara.com

Beternak Ayam Potong – Ayam potong atau biasa disebut juga ayam boiler merupakan ayam yang diternak untuk menghasilkan daging. Proses beternak ayam potong ini bisa di bilang relatif mudah jika mengetahui triknya. Banyak peternak yang mengeluh akan kegagalan dalam usaha beternak ayam jenis pedaging ini.

Sebenarnya beternak ayam potong ini tidak lah susah, yang membuat kegagalan dalam beternak ayam potong ini adalah kondisi ayam tersebut di buat tidak nyaman sehingga ayam tersebut banyak yang stres dan akhirnya mati. Nah, untuk menanggulangi kegagalan tersebut alangkah baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu teorinya baru kemudian di praktekkan.

Menurut mantan peternak ayam potong, banyak yang bilang kalau ternak ayam potong itu banyak ruginya ketimbang untungnya, tapi jika mereka bilang seperti itu toh banyak juga peternak ayam potong yang sukses, kandang ayamnya luas, mobilnya banyak.

Jadi kesimpulannya, kalau mau beternak hewan itu harus mengetahui teorinya dulu, baru setelah itu di praktekkan.

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang harus kamu lakukan jika usaha beternak ayam potong mau berhasil :

1. Kandang

Kandang merupakan tempat dimana ayam potong akan di ternak. Khusus untuk ternak ayam potong, lokasinya harus jauh dari pemukiman warga atau sebaiknya di tengah perkebunan. Kandang yang baik adalah kandang yang memiliki beberapa kriteria seperti di bawah ini :

  • Kandang hendaknya memiliki sumber air dan listrik sebagai penerang di waktu malam
  • Ada akses jalan minimal dapat di lewati kendaraan roda 2
  • Terdapat sirkulasi udara yang cukup, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit
  • Didalam kandang hendaknya di sediakan termometer agar dapat mengontrol suhu didalam kandang
  • Umur ayam 1 – 7 hari suhu didalam kandang sebaiknya 32 – 34 derajat celcius
  • Umur ayam 8 – 14 hari suhu didalam kandang seaiknya 29 – 32 derajat celcius
  • Umur ayam 15 sampai panen suhu di dalam kandang sebaiknya 26 – 28 derajat celcius

Kebersihan Kandang

Umumnya ada 2 tipe kandang yang di bikin peternak yaitu kandang panggung dan kandang melantai. Kedua jenis kandang ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kandang lantai kelebihannya murah namun anda harus selalu membersihkan dan mengeringkan setiap kami ganti bibit. Jika kandang panggung, kelebihannya kotoran ayam bisa langsung jatuh ke tanah, namun biaya pembuatannya lebih mahal. Pembuatan kandang bisa menyesuaikan dana yang anda miliki.

Selain faktor suhu kandang yang tidak kalah penting adalah kebersihan kandang. Jika bau kandang sudah terlalu menyengat anda dapat melakukan pembersihan. Jika kandang berbentuk panggung anda dapat membersihkan di bawah kandang dengan kapur. Jika kandang berbentuk lantai anda dapat menaburkan lantai tersebut dengan serbuk kayu.

2. Bibit ayam potong

Bibit ayam potong bisa anda dapatkan dari suplayer, biasanya pembeliannya perbox dengan isi 100 ekor. Anda harus jeli dan teliti dalam membeli bibit tersebut, pilihlah bibit yang unggul adapun ciri-ciri bibit yang unggul sebagai berikut :

  • Bentuk tubuh bulat
  • lincah tidak pendiam
  • Ketika melihat mata, matanya masih kelihatan bersih dan jernih
  • permukaan hidungnya bersih
  • permukaan anusnya bersih
  • bulu-bulunya bersih tidak ada yang rontok

3. Pakan ayam

Pakan merupakan faktor utama keberhasilan dalam beternak ini, jika anda salah memberi pakan atau pakan tidak sesuai dengan ayam tersebut bisa-bisa bibit ayam potong mati semua. Makanya anda harus jeli dalam memilih pakan untuk ternak anda.

Pakan yang baik adalah pakan yang mengandung zat karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Pakan untuk ternak ayam potong ini dapat anda beli di toko-toko yang menjual hewan atau toko yang menjual pakan hewan.

Waktu pemberian pakan untuk ayam potong ini berbeda dengan pemberian pakan ayam kampung yang cukup 2x sehari, pemberian pakan pada ayam potong dapat diberikan setiap saat bahkan tempat pakan ayam tersebut jangan sampai kehabisan.

Ada 2 jenis pakan ayam yang wajib kamu ketahui saat membeli pakan ayam potong :

1. Pakan tahap pertama / Starter

Pakan tahap pertama dapat anda berikan ketika usia ayam dari 1 – 20 hari atau sampai umur ayam mencapai 3 minggu. Pakan untuk tahap ini hendaknya pakan yang paling baik yang memiliki kandungan ME: 2800 – 3500 kkal/kg makanan, phosfor (P) 0,7 – 0,9%, Kalsium (Ca) 1%, Serat Kasar 4%, Lemak 2,5% dan protein 22 – 24%

2. Pakan Tahap Finisher

Pakan tahap finisher ini diberikan dari umur 3 minggu sampai panen. Adapun pakan yang di berikan sebaiknya pakan yang kualitas super yang minimal mengandung zat makanan sebesar protein 18,1-21,2%; lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium (Ca) 1%, phospor (P) 0,7-0,9%, dan energi (ME): 2900-3400 kkal/kg makanan.

Adapun banyaknya pakan yang diberikan setiap harinya dapat dirincikan sebagai berikut :

  • Pada Minggu ke – 1 yaitu usia ayam dari 1 – 7 hari konsumsi pakan 17 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-2 yaitu usia ayam 8-14 hari konsumsi pakan 43 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-3 yaitu usia ayam 15-21 hari konsumsi pakan 66 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-4 yaitu usia ayam 22-28 hari konsumsi pakan 91 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-5 yaitu usia ayam 29-35 hari konsumsi pakan 111 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-6 yaitu usia ayam 36-42 hari konsumsi pakan 129 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-7 yaitu usia ayam 43-49 hari konsumsi pakan 146 gram/ekor/hari
  • Pada Minggu ke-8 yaitu usia ayam 50-56 hari konsumsi pakan 161 gram/ekor/hari

Jadi jika di rinci untuk konsumsi pakan ayam dari usia 1 – 56 hari memerlukan setidaknya 5349 gram pakan/ekor

3. Pemberian Vaksin

Pemberian vaksin untuk ayam potong dilakukan sebanyak 2x kali dalam satu periode ternak. Umumnya vaksin diberikan pada ayam saat berumur 5 hari dan 21 hari.

Proses pemberian vaksin kedua jenis ini berbeda-beda, vaksin pertama di berikan saat usia ayam menginjak 5 hari dengan cara vaksin di teteskan delam mata ayam tersebut. Vaksin jenis kedua yang diberikan saat ayam berusia 21 hari di lakukan dengan menyuntik dibagian dada ayam tersebut. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin jenis ND/tetelo, ND Strain B1 dan ND Lasotta.

Proses pemindahan dari box ke kandang ayam

DOC atau sebutan untuk anak ayam yang masih sangat kecil sebelum di masukkan kedala kandang hendaknya kandang terlebih dahulu dipanaskan menggunakan lampu dengan suhu mencapai 32 – 34 derajat celcius. Tujuannya supaya suhu di tubuh DOC tidak kaget ketika dipindahkan kedalam kandang.

Sediakan air minum hangat didalam kandang, air minum tersebut dapat di tambahkan obat atau vitamin berupa VITERNA PLUS tujuannya supaya stamina DOC tersebut kembali lagi. Dan pakan diberikan dengan cara di taburkan di lantai di atas kertas koran atau karton yang tersebar di beberapa titik yang mudah di jangkau oleh DOC.

Perlu di perhatikan bahwa suhu didalam kandang jika tidak sesuai dengan DOC, maka DOC tersebut akan memberikan pertanda bahwa suhu didalam terlalu dingin atau terlalu panas dengan cara jika DOC kepanasan dia akan menjauhi lampu penerang, namun jika DOC tersebut kedinginan dia akan berkumpul dengan bergerombolan. Jika hal ini terjadi pada anak ayam sebaiknya jika suhu kandang dingin anda dapat menambahkan lampu penerangan atau sirkulasi udara dikurangi. Namun jika suhu kandang panas, anda dapat menjauhkan lampu penerangan dari posisi semula.

Penyakit Ayam potong

Penyakit merupakan hal yang paling ditakuti oleh peternak. Pasalnya tingkat keberhasilan peternakan ayam potong tergantung pada banyak sedikitnya ayam yang terkena penyakit. Namun anda tidak perlu cemas, disini kami akan memberi solusi bagaimana mengatasi penyakit tersebut.

Adapun macam-macam penyakit yang biasa di hinggapi ayam potong sebagai berikut :

  • Tetelo

 Penyakit tetelo pada ayam biasanya ayam akan mengalami megap-megap, diare, nafsu makan turun dan sering berkumpul ditempat yang hangat. Selang beberapa hari ayam tersebut akan mengalami gejala syaraf, kakinya lumpuh tidak bisa berjalan, lehernya terkilir dan ayam akan mengalami berputar-putar kemudian mati.

Pencegahannya : jika ayam terserang penyakit tetelo ini, sampai saat ini belum ada obatnya namun jika ayam mengalami penyakit seperti ini sebaiknya di pisahkan dari kandang karena penyakit ini dapat menular dari kotorannya. Untuk meminimalisir kematian anda dapat melakukan vaksin ulang dan pastikan lingkungan disekitarnya bersih dan kering

  • Gumboro

Penyakit ini disebabkan oleh virus golongan reovirus yaitu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan daya tahan tubuh. Biasanya ayam yang terkena virus ini di tandai dengan menurunnya nafsu makan, bagian dubur terdapat luka, diare dan tubuh ayam mengalami menggigil. Virus ini dapat menular melalui kotoran dan pakan yang dimuntahkan

Penanggulangan : Untuk mencegah jika ayam terkena penyakit ini anda dapat memberikan vaksin Gumboro.

  • Penyakit Ngorok

Penyakit ngorok merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan pada ayam. Hal ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma Gallisepticum. Ayam terkena penyakit ini biasanya ayam tersebut sering bersin, ingusa dan ngorok saat bernafas. Jika ayam usia masih muda terkena penyakit ini, biasanya ayam akan mengalami lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran berwarna hijau, kuning keputih-putihan.

Penyakit ini dapat menular melalui pernapasan, lendir dan melalui perantara alat-alat.

Penanggulangan  : anda dapat memberikan obat khusus yang dapat anda beli di toko obat hewan.

  • Berak Kapur

Penyakit Berak kapur biasanya di tandai dengan ayam mengalami diare dan setelah kotoran itu kering, kotoran tersebut menjadi serbuk yang menyerupai kapur. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum. Jika salah satu ayam terindekasi penyakit seperti ini pisahkan ayam tersebut dari kandang kemudian beri minum yang telah diberi obat.

Demikian teknik penjelasan mengenai cara beternak ayam potong, semoga artikel ini dapat membantu anda dalam beternak ayam potong. Salam..

===========Iklan Google== =========

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *