Panduan Budidaya Kelinci yang Murah dan Sukses untuk Pemula

Panduan Budidaya Kelinci yang Murah dan Sukses

Kelinci merupakan salah satu hewan yang lagi naik daun saat ini untuk di pelihara, disamping sebagai hewan kesenangan mata karena kelucuannya, kelinci juga bisa menambah penghasilan kita.

Budidaya kelinci dapat dibilang mudah dan tidak ribet. Dari segi makanan, kelinci tidak banyak pilih terhadap makanan hampir semua daun-daunan (sayuran dan rumput)  dan buah-buahan dimakan sama kelinci.

Selain itu, kelinci juga dapat dibilang hewan yang kebal terhadap penyakit. Karena dari sekian lama kami memelihara kelinci alhamdulillah belum ada yang mati karena sakit.

Dari segi pasarnya, anda tidak perlu bingung karena kelinci sangat besar pasarnya. Anda bisa menjual anakan kelinci, Menjual kelinci yang sudah besar baik sebagai kelinci pedaging atau kelinci hias.

Ada beberapa hal yang harus anda siapkan sebelum anda memulai budidaya kelinci seperti :

1. Memilih Indukan Kelinci

Jika anda ingin kelinci cepat berkembang biak, anda bisa membeli kelinci yang sudah siap produksi atau yang umurnya sekitar 7 bulan. Berikut ini ada beberapa tips dalam membeli kelinci yang sudah siap produksi.

  • Kelinci besar, sehat dan tidak cacat.
  • Kepala Kelinci cukup besar, lubang hidung lebar kering, mata cerah.
  • Bulu kelinci bersih dan mengkilap.
  • Memiliki puting antara 10-12 buah.
  • Gerak geriknya lincah

Namun jika anda kesulitan menemukan penjual kelinci yang sudah siap produksi, ada baiknya anda membeli kelinci anakan saja. Dengan usia kelinci yang masih kecil anda bisa mengetahui pertumbuhan kelinci tersebut, selain itu anda juga bisa memberikan makanan yang sehat untuk kelinci agar kelinci tersebut sehat dalam reproduksinya.

Baca juga cara membedakan jenis kelamin kelinci jantan dan betina

2. Menyiapkan Kandang Kelinci

Setelah mendapatkan kelinci sebagai bibit ternak, selanjutnya yaitu menyiapkan kandang untuk kelinci tersebut. ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menyiapkan kandang kelinci seperti :

  • Kandang kelinci harus bebas dari predator seperti kucing, anjing, tikus dll.
  • Pencahayaan yang ideal
  • Sirkulasi udara lancar

Ada beberapa jenis kandang kelinci yang bisa anda siapkan seperti kandang kelinci sistem terbuka dan tertutup

a. Kandang sistem terbuka

Jika anda memiliki halaman yang luas, sebaiknya membuat kandang kelinci sistem terbuka yaitu kandang kelinci berada di luar rumah namun tetap didalam pagar rumah. Kandang kelinci di kelilingi pagar yang cukup tinggi sekitar 1.5 meter lebih tinggi lebih baik lagi. Hal ini agar predator tidak bisa masuk kedalam kandang kelinci dan kelinci juga tidak melompak keluar kandang.

Kelebihan dari kandang sistem terbuka adalah kelinci merasa lebih bebas dan tidak kelaparan karena kelinci bisa mencari makan sendiri jika anda terlambat memberi makanan.

Kelemahannya yaitu anda memerlukan lahan yang luas, pertumbuhan daging kelinci kurang optimal karena kelinci banyak bergerak dan proses reproduksi kurang bisa diarahkan.

b. Kandang sistem tertutup

Sementara jika anda tidak memiliki lahan yang luas, anda bisa membuat kandang sistem tertutup yaitu kelinci hanya berada didalam kandang. Kandang seperti ini sangat cocok untuk anda yang memilih beternak kelinci pedaging karena kelinci akan sedikit bergerak sehingga makanan yang diberikan kepada kelinci bisa optimal menjadi daging.

3. Pemberian Pakan Kelinci

Setelah anda memiliki indukan kelinci dan sudah menyiapkan kandangnya selanjutnya yaitu pemberian pakan kelinci. Sudah kami tulis diatas bahwa p[emberian pakan kelinci sangatlah mudah karena kelinci memakan semua tanaman rumput, sayuran, buah-buahan dan biji-bijian seperti jagung, kacang hijau, padi, bahkan nasi pun dimakan sama kelinci.

Adapun jadwal pemberian pakan sebaiknya diberikan 3 x sehari yaitu di jam 08.00, 13.00 dn 18.00. Namun jika anda sibuk, anda bisa memberi makan 2 kali sehari namun dalam porsi yang besar agar kelinci tidak kelaparan. Apalagi anda memilih kandang sistem tertutup dimana kelinci hanya mengandalkan makanan yang anda berikan.

Selain pakan alami, anda juga bisa memberikan pakan yang berupa pelet pabrikan. Pakan pelet yang di jual di toko-toko pakan biasanya kandungan nutrisinya sudah lengkap namun biayanya juga cukup mahal. pakan pelet ini bisa anda berikan sebagai pakan selingan saja.

Dan juga siapkan wadah untuk air minum kelinci. Diusahakan air minum kelinci selalu penuh jangan sampai kering jika tidak dia akan mengalami dehidrasi.

4. Proses Reproduksi Kelinci

Sekian lama anda memelihara kelinci, tibalah waktunya proses reproduksi kelinci yaitu proses perkawinan kelinci. Umumnya kelinci akan kawin jika usianya sudah memasuki umur 6 bulan. Dan kelinci tersebut akan kawin dengan sendiri jika sudah memasuki masa reproduksi.

Adapun caranya yaitu Jika anda hanya memiliki 1 pasang kelinci, ada baiknya kelinci tersebut di tempatkan dalam satu kandang kelinci. Namun jika anda memiliki banyak kelinci, sebaiknya anda memasukkan kelinci beberapa kelinci betina kedalam satu kandang yang terdapat satu kelinci jantan. Karena satu kelinci pejantan bisa mengawini kelinci betina 5 sampai 10 ekor.

7. Proses Kelahiran

Setelah proses perkawinan, maka kelinci betina akan hamil. Lamanya kehamilan kelinci betina yaitu 30 – 32 hari. Anda bisa meraba bagian perut kelinci betina, jika terdapat beberapa benjolan pada perut kelinci betina maka kelinci tersebut positif hamil.

Jika usia kehamilan kelinci sudah menginjak 25 hari, sebaiknya pindahkan kelinci kekandang khusus bersalin atau anda bisa menyiapkan tumpukan pasir di sekitar kandang. Karena umumnya kelinci betina akan melahirkan di tanah atau pasir.

8. Proses Perawatan

Setelah proses melahirkan, maka selanjutnya proses perawatan baik untuk kelinci indukan maupun kelinci yang baru saja di lahirkan. Kelinci yang baru lahir sangat rentan terhadap kematian, sehingga anda harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan anakan kelinci. Perhatikan kandang kelinci sudah amankah dari predator, karena kelinci yang masih kecil sangat diincar oleh kucing dan tikus jadi pastikan aman dari predator.

Selain itu, perhatikan juga situasi kandangnya, apakah terkena sinar matahari langsung atau tidak, jika tidak pindahkan kandang kelinci ke area yang terkena sinar matahari. Dan juga kandang harus keadaan kering dan bersih.

Umumnya kelinci yang baru lahir akan menyusu kepada induknya selama 4 – 6 minggu. Jika sudah 6 minggu anda bisa memberikan makanan sayuran atau pelet kepada anak kelinci.

Baca juga Ciri-Ciri Kelinci Yang Sedang Hamil

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan mengenai Panduan Budidaya Kelinci yang Murah dan Sukses untuk Pemula. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *