Inilah Cara Yang Benar Untuk Memilih Telur yang Akan di Tetaskan – 7saudara.com

Cara Yang Benar Untuk Memilih Telur yang Akan di Tetaskan – Sebelum melakukan proses penetasan pada telur unggas, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri telur yang baik untuk di tetaskan. Tujuannya untuk mengurangi kegagalan pada telur yang akan di tetaskan.

Lamanya proses penetasan pada telur unggas bisa mencapai 22 hari sampai 25 hari. Tergantung jenis telur dan ketebalan kulit telur tersebut baik ditetaskan secara manual yaitu dengan indukan atau mesin penetas. Jadi sangat disayangkan jika proses penetasan telur banyak yang mengalami kegagalan.

Baca juga Inilah Tips Cara Memilih Babon Ayam Bangkok Yang Berkualitas Super

Untuk menghindari kegagalan dalam proses penetasan telur, alangkah baiknya jika telur tersebut di seleksi terlebih dahulu dengan memperhatikan ciri-ciri telur yang baik sebagai berikut :

1. Perhatikan kulit telur 

Kulit telur yang memiliki permukaan yang kotor seperti banyak kotoran yang menempel pada kulit telur tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan dalam penetasan. Jika dirasa kulit telur terlalu kotor sebaiknya kamu bersihkan dulu kulit telur tersebut.

Selain itu perhatikan juga permukaan telur tersebut, jika permukaan telur mengalami keretakan sebaiknya telur dipisahkan dan jangan di tetaskan karena kemungkinan besar telur tersebut tidak akan menetas. Sebaiknya telur yang memiliki permukaan yang retak anda goreng saja. hehe

2. Umur proses penetasan

Waktu yang normal yang dibutuhkan telur untuk menetas adalan 22 – 25 hari. Jika umur telur yang ditetaskan sudah melewati 25 hari, maka kemungkinan besar telur tidak akan menetas. Kegagalan ini memiliki banyak faktor seperti kualitas telur atau dari kualitas mesin tetas yang digunakan.

3. Bentuk telur

Bentuk telur juga sangat mempengaruhi keberhasilan dalam menetas. Bentuk telur yang memiliki bulat sempurna dan bulat sedikit lonjong kemungkinan besar akan berhasil di tetaskan. Jika bentuk telur yang tidak beraturan (bulat tidak sempurna) sebaiknya telur tersebut dipisahkan dari mesin penetas.

4. Berat telur

Selanjutnya anda juga perlu memperhatikan berat dari telur yang akan di tetaskan. Berat telur jangan sampai terlalu berat dan juga terlalu ringan. Anda bisa menimbang berat telur yang akan di tetaskan, jika berat telur diatas normal atau di bawah normal telur yang akan di tetaskan sebaiknya telur tersebut jangan di masukkan mesin penetas.

5. Kondisi dalam telur

Sebelum memasukkan telur kedalam mesin penetas, sebaiknya telur terlebih dahulu di trawang menggunakan lampu, dengan cara telur diposisikan didepan lampu yang terang kemudian anda bisa melihat keadaan dalam telur. Jika keadaan kuning telur berantakan tidak teratur sebaiknya telur tersebut jangan di tetaskan.

6. Faktor kebersihan mesin penetas

Yang terakhir agar telur bisa menetas sempurna sebaiknya kebersihan mesin penetas atau tempat pengeraman induk supaya di perhatikan. Jika tempat penetasan sudah basah atau bau yang menyengat sebaiknya tempat tersebut di bersihkan dan di keringkan.

Baca juga Cara Memilih Babon Ayam Bangkok Yang Berkualitas

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Cara Yang Benar Untuk Memilih Telur yang Akan di Tetaskan, mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat. Salam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *