Cara Perawatan Yang Paling Baik Untuk Anak Ayam Bangkok Setelah Menetas Versi 7saudara.com

Merawat Anak Ayam Bangkok Setelah Menetas

Bagi pecinta ayam bangkok tentunya beternak ayam bangkok dari kecil sampai besar merupakan kebanggan tersendiri. Untuk menjadikan ayam bangkok menjadi petarung yang hebat tentunya harus mengetahui cara dan trik merawat ayam dari kecil.

Berikut ini beberapa tahapan dalam memelihara anak ayam bangkok supaya menjadi ayam bangkok yang bagus untuk bertarung :

Memelihara anak ayam besama induknya

Cara ini mempunyai keleihan yaitu anak ayam dapat dijaga oleh induknya dari predator yang akan menyerangnya, namun terdapat kekurangannya yaitu tingkat produktivitasnya kurang karena induk akan kembali bertelur ketika anaknya sudah besar.

1. Kandang ayam

Jika merawat anak ayam seperti ini anda lakukan, ada kelebihannya yaitu anda tidak perlu menambah lahan untuk membuat kandang baru untuk anaknya. Namun kandang yang digunakan untuk anak ayam yang di campur dengan induknya harus memiliki tipe khusus yaitu alas yang rapat dan tidak mendapat aliran udara langsung dari luar, karena anak ayam yang baru menetas daya tahan tubuhnya masih lemah, sehingga membutuhkan tempat yang hangat didalam kandang.

2. Makanan anak ayam

Diusia anak ayam yang baru saja menetas umur 0 – 2 hari, anak ayam sangat membutuhkan air minum bersih dari pada makanan, karena pada anak ayam usia tersebut masih mempunyai cadangan makanan (kuning relur) yang tersisa dalam tubuhnya. Tetapi alangkah baiknya didalam kandang ayam di sediakan makanan dan minuman yang bersih.

Sediakan makan yang halus dan lembut untuk anak ayam, bisa dalam bentuk bubur atau kering. Usahakan makanan dan minuman selalu ada di dalam kandang untuk mempercepat proses pertumbuhannya. Untuk makanannya anda dapat membeli purr khusus anak ayam di toko hewan. Anda dapat memberinya dalam bentuk kering dan basah

Merawat anak ayam tanpa induk

Kelebihan dari metode merawat anak ayam tanpa induk yaitu induk ayam dapat kembali bertelur tanpa harus menunggu anaknya besar, namun kekurangannya adalah anak ayam sangat rentan diserang predator.

1. Kandang

Ketika anda memutuskan untuk memisahkan induk dengan anaknya, anda harus menyediakan kandang khusus untuk anaknya. Kandangnya harus mempunyai udara yang baik dan yang pasti suhu didalam kandang sedikit hangat dari suhu biasanya.

Hal ini di lakukan untuk menjaga suhu tubuh anak ayam supaya tetap hangat, karena daya tahan tubuh anak ayam yang menetas belum kuat untuk menerima suhu dingin diluar kandang. Anda dapat memberi lampu di dalam kandang sebagai penerang dan penghangat suhu didalam kandang.

Selain itu anda harus memastikan bahwa kandang anak ayam bebas dari predator, karena anak ayam yang tidak mempunyai induk sangat diincar oleh predator seperti tikus, kucing dsb.

2. Makanan anak ayam

Makanan untuk anak ayam yang di pisahkan dari induknya sama seperti memberi makan untuk anak ayam yang mempunyai induknya, tidak ada bedanya.

Kandungan pakan yang baik untuk anak ayam

Hampir 90% kesehatan ayam terletak pada pakan yang diberikan, pakan untuk ayam hendaknya mengandung beberapa zat seperti dibawah ini :

  • Protein. Berfungsi sebagai zat pembangun tubuh pada ayam. Protein berguna untuk meningkatkan kekuatan  otot dan menambah daging, sehingga sangat dibutuhkan oleh anak ayam yang sedang tumbuh sampai berumur 6 bulan
  • Lemak. Zat ini juga dibutuhkan ayam yang sedang tumbuh. Lemak berfungsi sebagai penghangat tubuh anak ayam yang masih kecil. Jika ayam sudah besar, zat lemak ini kurang di butuhkan karena untuk menjadi ayam petarung harus memiliki tubuh langsing. Jika terlalu banyak lemak, ayam akan keberatan badan sehingga mudah lelah atau tidak mapu untuk memukul.
  • Karbohidrat. Zat ini sangat dibutuhkan oleh ayam, sama halnya dengan manusia, karbohidrat berfungsi sebagai pembangun tenaga pada ayam. jadi ketika ayam sudah besar dan sudah siap untuk di adu karbohidrat sangat diperlukan untuk menjaga stamina ayam. Ketika sabung, Stamina ayam memang harus diperhatikan karena harus bertarung 5-6 ronde, setiap ronde lamanya 15 menit.
  • Vitamin dan mineral. Dua zat ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak ayam, serta ketika ayam sudah besar kedua zat ini dapat membuat kelincahan ayam sewaktu bertarung, meskipun jumlah yang dibutuhkan tidak terlalu banyak, hanya 1-2% dari total ransum. Vitamin dan mineral juga berguna sebagai katalisator dalam

Baca juga Mengetahui Kelamin Anak Ayam Jantan dan Betina Usia 0 – 20 Hari

Itulah sedikit penjelasan tentang bagaimana Merawat Anak Ayam Bangkok Setelah Menetas. Kalau untuk pemula memang sedikit susah, tapi kalau sudah terbiasa, merawat ayam dari kecil sangat menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *