Penentuan Lokasi dan Tata Letak Budidaya Jamur Tiram yang Tepat Agar Tidak Gagal Panen

Salah satu faktor yang harus diperhatikan oleh petani jamur tiram yaitu penentuan lokasi dan tata letak budidaya jamur tiram harus tepat. Hal ini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur tiram.

Sebelumnya kami sudah menulis artikel mengenai Bahan Utama Media Tanam Jamur Tiram yang termasuk faktor utama dalam budidaya jamur tiram. Dan kali ini kami akan menulis artikel mengenai penentuan lokasi dan tata letak budidaya jamur tiram yang tepat.

Sebelum anda memilih untuk terjun ke dunia budidaya jamur tiram, ada baiknya anda terlebih dahulu mengetahui faktor apa saja yang harus anda siapkan, agar budidaya anda bisa berhasil dan tidak gagal panen. Berikut ini faktor yang harus anda perhatikan terlebih dahulu.

  1. Pemasaran Jamur Tiram
  2. Tersedia bahan baglog/media tanam Jamur Tiram yang berkualitas baik
  3. Ketersediaan air bersih
  4. Lokasi steril dari debu dan asap

Setelah faktor diatas sudah anda perhatikan, selanjutnya mempersiapkan baglog atau media tanam. Baglog bisa anda beli di pedagang yang terpercaya atau anda bisa membuatnya sendiri. Jika anda ingin membuat sendiri berarti anda harus mempersiapkan ruang inokulasi.

Namun kami sarankan bagi anda yang baru mau terjun ke bucicaya baglog, ada baiknya anda membeli baglog saja ke penjual baglog yang terpercaya. Jika anda sudah mempunyai ilmu dan pengalaman dalam membuat baglog, barulah anda membuat baglog racikan anda sendiri.

Tata letak budidaya Jamur Tiram

Selain faktor lokasi, anda juga harus memperhatikan tata letak budidaya jamur Tiram. Berikut ini informasinya.

1. Menentukan tata letak Budidaya Jamur

Jika lokasi budidaya jamur anda cukup luas, ada baiknya anda menentukan tata letak budidaya jamur tiram seperti ada tempat penyimpanan serbuk gergaji yang kering dan bersih, tempat pengadukan media tanam, tempat produksi baglog, lokasi pengukusan, ruang pembibitan hingga ke ruang inokulasi semua harus ditata dengan rapih agar bisa memudahkan dan efisien dalam produksi jamur tiram.

2. Menjaga kebersihan budidaya Jamur

Perhatikan juga tingkat kebersihan lokasi budidaya jamur jangan sampai lokasi jamur tiram terkontaminasi dengan zat-zat kimia seperti oli, minyak, debu dll.

3. Menjaga suhu ruangan baglog.

Budidaya jamur tiram juga harus memperhatikan suhu ruangan produksi jamur tiram, karena jika suhu terlalu dingin atau terlalu hangat yang ada jamur tidak tumbuh dengan baik. Sebaiknya suhu ruangan produksi di setting agar suhu tidak berubah-ubah.

4. Permukaan lantai ruang produksi

Budidaya jamur tiram bisa dilakukan diatas tanah langsung ataupun diatas lantai yang sudah di semen. Jika anda mempunyai dana yang lebih, sebaiknya lantai produksi jamur tiram (Kumbung) dibangun diatas lantai yang sudah di semen. Hal ini bertujuan agar lebih mudah dalam proses pembersihan kumbung.

4. Terdapat Pintu, jendela yang aman dari serangga

Budidaya jamur tiram juga harus mempunyai pintu dan jendela yang aman dari serangga. jangan sampai serangga dengan bebasnya kelur masuk kumbung atau bahkan sampai tumbuh didalam kumbung. Ada baiknya dibuatkan pintu ganda dengan pintu luar terdapat jaring yang halus untuk menghalau serangga.

Pada jendela kumbung juga bisa dilakukan seperti pada pintu, sehingga kumbung bisa aman dari serangga.

Perlu anda ingat bahwa Bau miselium yang terdapat pada jamur tiram ini sangat menarik bagi lalat jamur. Oleh sebab itu, pastikan tidak ada celah buat lalat masuk kedalam kumbung.

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Penentuan Lokasi dan Tata Letak Budidaya Jamur Tiram yang Tepat Agar Tidak Gagal Panen. Semoga informasi ini membantu anda yang ingin budidaya jamur tiram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *