Inilah Cara Kerja KWh Meter Milik PLN Dirumah Anda

KWh meter merupakan alat yang digunakan pihak PLN untuk mengukur daya listrik yang terpakai dalam suatu bangunan atau rumah tangga. Dari alat inilah pihak PLN bisa menentukan berapa sewa listrik yang harus dibayar oleh masyarakat setiap bulannya.

Dahulu KWh meter yang digunakan oleh PLN adalah KWh meter jenis analog. Namun seiring berkembangnya teknologi, PLN mulai mengubah KWh meter berbentuk analog menjadi KWh meter digital.

Sehingga saat ini bagi masyarakat yang ingin memasang KWh listrik dirumahnya, maka KWh meter yang digunakan adalah jenis digital.

Lantas bagaimana cara kerja KWh meter?

Secara umum fungsi dari KWh meter baik digital maupun analog sama saja yaitu untuk mengukur daya listrik yang digunakan didalam rumah tangga. hanya saja sistem dan komponen yang digunakan berbeda. Untuk lebih jelasnya yuk perhatikan penjelasan berikut ini.

KWh Meter Analog

KWh meter berbentuk analog terdiri dari beberapa komponen utama yakni alat penyetel, kumparan tegangan, magnet pemanen, piringan, terminal, dan beberapa komponen elktronika kecil yang bisa anda lihat di bawah ini.

Bagaimana KWh meter ini bisa bergerak? mungkin pertanyaan itu yang menjadi tanda tanya besar dipikiran kita. Elemen penggerak yang terjadi pada KWh meter analog itu terdiri dari kumparan untuk arus dan tegangan. Nah kalau ada arus yang melewati kumparan ini, maka akan muncul fluks magnet.

Di atas element penggerak ini anda bisa menemukan element putar yang terdiri dari piringan berbahan konduktor dengan lekukan dan lubang-lubang kecil. Element putar ini berputar pada porosnya dengan dua bantalan yang bisa diatur dan terdapat roda gigi di sekitarnya.

Selain itu terdapat pula element pengerem piringan yang terdiri dari magnet permanen dan posisinya mengapit piringan tersebut. Komponen terakhir yaitu ada element penghitung yang anda lihat sebagai angka-angka di meteran listrik rumah anda.

Nah putaran element piringan tersebut yang kemudian memutar roda gigi. Sehingga roda gigi secara perlahan akan memutar elemen penghitung sebagai pemberi informasi mengenai listrik yang telah anda pakai.

KWh Meter Digital

Prinsip kerja KWh meter analog adalah prinsip induksi kumparan, KWh meter digital akan bekerja berdasarkan pemrograman yang telah dimasukkan atau diinput ke dalam mikroprosesornya.

Prinsip kerja KWh meter digital sama halnya dengan prinsip kerja KWh meter analog yaitu sama-sama menerima input berupa sinyal analog tegangan. Hanya saja sinyal input analog tersebut akan dikonversi menjadi sinyal digital secara berkala.

Pada KWh meter digital anda bisa menemukan label informasi daya listrik yang tersisa. Selain itu ada juga indikator LED, indikator kontraktor, segel metrology, LCD untuk pengisian token, serta keypad karet yang bisa anda gunakan untuk memasukkan token pulsa listrik prabayar ini.

Meski secara prinsip kerja KWh meter digital dan analog sama, namun terdapat perbedaan prinsip penggunaan yang cukup mencolok yaitu apabila anda menggunakan meteran jenis analog berarti anda menggunakan listrik pasca bayar yang artinya anda membayar listrik sesuai listrik yang anda gunakan.

Sementara meteran digital berarti anda menggunakan listrik prabayar yaitu anda membayar dulu baru bisa menikmati listrik yang anda beli berupa token.

Baca juga Cara Mengetahui Nomor ID Token Listrik PLN yang Lupa Atau Hilang

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Inilah Cara Kerja KWh Meter Milik PLN Dirumah Anda. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

===========Iklan Google== =========

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *