Panduan Beternak Lovebird Yang Benar Untuk Pemula – 7saudara.com

Panduan Beternak Lovebird Yang Benar Untuk Pemula

Beternak lovebird untuk saat ini merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Pasalnya, saat ini lovebird memiliki banyak peminatnya, Baik itu anak kecil, anak muda sampai orang tua. Harganya juga untuk burung jenis ini tidak nanggung-nanggung bisa puluhan juta.Atas dasar harga yang mahal dan tingkat peminatnya juga banyak, banyak peternak-peternak yang menyambi kerjaanya beternak lovebirg.

Bagi kamu yang mau mencoba beternak lovebird, kamu tidak perlu cemas karena banyak panduan-panduan untuk beternak lovebird yang bisa kamu ikuti. Saya sendiri juga masih belajar untuk beternak lovebird, panduan yang saya lakukan adalah membaca dan bertanya langsung ke teman yang merupakan peternaknya lovebird jika didalam diperjalanan menemukan kendala dalam beternak.

Panduan beternak lovebird yang Benar

Baiklah langsung saja saya share pengalaman bagaimana beternak lovebird yang benar untuk pemula :

1. Tentukan tujuan ternak lovebird

Hal yang paling mendasar untuk beternak lovebird adalah kamu harus menentukan terlebih dahulu tujuan kamu beternak lovebird, apakah untuk mendapatkan lovebird dengan warna yang bagus, atau suara yang bagus. Hal ini akan mempengaruhi indukan yang kamu pilih. Jika tujuan kamu mencari lovebird dengan suara yang bagus berarti kamu harus menyiapkan indukan yang memiliki suara yang bagus juga. Begitupun jika kamu mencari lovebird dengan warna yang cantik, sebaiknya kamu mencari indukan yang memiliki warna yang bagus pula.

2. Menyiapkan Kandang lovebird

Kamu bisa membuat kandang untuk lovebird berasal dari bambu atau besi, namun jika kamu tidak mau repot, kamu bisa membeli kandangnya di toko-toko burung. Untuk ukuran kandang tidak ada yang istimewa, yang penting cukup untuk burung bermain.

Yang paling penting dari kandang lovebird ini adalah kamu harus menyediakan tempat bertelurnya dan kayu sebagai tengkerannya. Usahakan tempat bertelurnya beralas serbuk gergaji atau dedaunan yang kering atau ranting-ranting yang bersih, lalu tempat bertelurnya kamu bisa buat dari kayu yang berbentuk cekung atau kotak.

3. Siapkan sepasang lovebird untuk dikawinkan

Agar peternakan ini dapat berhasil, pastinya kamu harus menyiapkan sepasang lovebird jantan dan betina. Dalam memilih sepasang lovebird ini, jangan sampai salah pilih. Kamu harus perhatikan betul jenis kelaminnya, perhatikan ciri-ciri lovebird dibawah ini.

Lovebird betina dewasa :

  1. Ukuran tubuh lovebird betina, lebih besar dari pada tubuh lovebird jantan
  2. Ukuran kepalanya lebih kecil di banding lovebird jantan
  3. Memiliki tulang panggul lebih lebar
  4. Saat lovebird betina bertengger, kakinya sedikit renggang
  5. Kedua sayap sering di rentangkan sedang dan bagian ekor diangkat ke atas
  6. Bentuk supit urang lebih lebar dan lentur

Lovebird jantan :

  1. Bentuk supit urang lebih kaku dan sempit di bandingkan supit urang betina
  2. Sering menggesek-gesekan pantarnya ke tanggeran.
  3. Ukuran tubuh lebih kecil

Jika kamu sudah mendapatkan sepasang lovebird dengan ciri-ciri diatas, selanjutnya yaitu proses perkawinan. Sepasang lovebird yang baru saja kamu beli, sebaiknya kamu dekatkan mereka terlebih dahulu agar mereka berjodoh, hal ini dapat menyebabkan mereka bertengkar jika tidak didekatkan. Setelah itu barulah kamu lepaskan mereka didalam kandang.

#Tips : Agar mereka cepat berjodoh, kamu dapat menjemur mereka bersamaan di dalam kandang.

4. Proses bertelur

Ketika sepasang lovebird ini di satukan dalam kandang, umumnya sang betina akan bertelur ketika 5 sampai 10 hari setelah di satukan. Sang betina akan bertelur di tempat yang telah kamu siapkan. Normalnya sang betina bertelur itu mencapai 4-5 butir.

Jika proses bertelur betina sudah selesai, selanjutnya dia akan mengerami telurnya sapai menetas. Waktu yang dibutuhkan kisaran 22-25 hari. Jika sang betina sedang mengeram, pasangan lovebird ini jangan sekali-sekali kamu pisahkan, karena dapat membuat sang betina stres dan akhirnya dia tidak melanjutkan pengeraman telurnya.

Biarkan mereka tetap didalam kandang, dan pastikan makan dan minumnya tidak sampai kehabisan.

5. Makanan Anak lovebird

Setelah telur-telur loveird menetas, selanjutnya yaitu kamu harus menyiapkan makanan untuk anak lovebird, atau lebih tepatnya kamu siapkan makanan supaya induknya dapat meloloh anaknya.

Makanannya cukup simpel kamu sediakan jagung muda dan porr fancy yang warna hijau, namun ada juga peternak yang memberikan makanan porr ayam pedaging dengan maksud supaya piyik atau anakan lovebird bisa cepat besar badannya.

Baca juga Panduan Beternak Jangkrik Yang Sederhana Untuk Pemula

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai panduan beternak lovebird yang benar untuk pemula. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *